Minggu, 08 Januari 2012

Radang Gusi

Radang gusi atau istilah kedoknya gingivitis. Nih keluhan (nyebutnya keluhan aja, kalo penyakit rada ekstrim *_*)  paling sering dulu saya alami waktu masih esde. Entah kenapa beberapa hari ini, keluhan ini datang. Lumayan sangat mengganggu apalagi jika makan.  Gigi sama sekali tidak bisa dipakai buat ngunyah. Jadi pandai-pandainya kita memposisikan letak makanan di mulut biar ada isi perut hehe...

Apa sih  penyebabnya? Jangan bilang malas sikat gigi ..huhu. Yang rajin sikat gigi aja kena radang gigi karena salah satu penyebab gingivitis adalah penggosokan dan floshing yang tidak benar.......sehingga masih terjadi plak. nah plak inilah yang menyebabkan terjadinya radang. Ternyata menggosok gigi harus ada ilmunya juga ya....
Jika plak ini melekat pada gigi lebih dari 3 hari alias 72 jam maka akan mengeras menjadi karang gigi. dan jika dibiarkan, gigi akan mudah menjadi tanggal. Inilah perlunya pemeriksaan gigi sekali 6 bulan. 
(kalo sy sih nanggung...nanggung setahun hehe.).
Paling mudah mendeteksi radang gusi pada gigi adalah seringnya pendarahan pada gusi baik saat menyikat gigi ataupun tidak. karena kadang-kadang makan sesuatu saja, gusi bisa berdarah.
Radang ini menimbulkan bengkak. dan terlihat gusi agak bergeser dari posisinya. hmmm..kalau sudah begini kayaknya harus dirawat deh...

Padahal nenek-nenek kita dahulu sudah mengajarkan menjaga kesehatan mulut dan gigi. Yah apalagi kalau bukan ngunyah daun sirih/pinang. Jaman sekarang apa masih ada yang mau melakukannya? Sekali waktu sy pernah nyoba nyirih...pahit amat..tidak enak...tapi lumayan mulut terasa segar sesudahnya. Kalau sy sih, mending sirih itu dihancurkan/ditumbuk lalu diberi air panas. lalu dinginkan. Nah ini digunakan untuk kumur-kumur. Rasanya juga tidak terlalu tajam di mulut. 
Kalau punya tanaman sirih di rumah sih tak ada masalah, repotnya kalau harus ke pasar saban 2 atau 3 hari hanya untuk beli daun sirih. Karena  daun sirih rusak jika sudah lebih dari 2 hari. Sekarang sudah banyak obat kumur  instan mengandung daun sirih. Tapi saya merasa cara tradisional masih lebih euunak....^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar